Logo Sekala Niskala
SNU Sekala Niskala Universe
quora-sync

Berbagi Cerita Mistis di SNU #1 Cerita tentang Mbah Gede

Sekali sekali boleh kali ya, berbagi cerita cerita mistis di SNU. Karena nggak bakat kalo cerita yang seram, jadi coba ceritanya diriku bawa agak jauh...

lovelie-light 3 m baca
Gaya Huruf
Ukuran Teks
Backup
Ilustrasi untuk artikel Berbagi Cerita Mistis di SNU #1 Cerita tentang Mbah Gede

Sekali-sekali boleh kali ya, berbagi cerita-cerita mistis di SNU. Karena nggak bakat kalo cerita yang seram, jadi coba ceritanya diriku bawa agak jauh ke belakang, ke masa lalu. Barangkali bisa bantu untuk sisi menyeramkannya ya.

Jadi, jaman dahulu kala, ku tinggal bersama kakek dan nenek, di sebuah rumah tua dengan pohon kelapa besar di depan rumah, nempel dengan pagar. Kalo orang Jawa, diriku termasuk bagian yang dipek anak sama kakek nenek. Jadi sebagai anak pertama dan cucu pertama, diambil sama kakek dan nenek untuk tinggal bersama mereka. Sementara Ayah dan ibu, tinggal di tempat lain.

Dari kecil, di rumah kakek nenek ini, ada sesosok teman yang sudah kenal baik dan sering kelihatan. Ku menyebutnya sebagai MbahDe, Mbah Gede, entah kenapa ku kasih julukan itu ke dia. Mungkin karena feelnya sudah tua, dan memang sosoknya besar, sebesar dan setinggi pohon kelapa di depan rumah.

image

Dia memang tinggal di bawah pohon kelapa itu, sosoknya hitam, besar, langsing dan tinggi. Entah ya kalau disuruh catwalk, mungkin bagus kali ya, belum pernah lihat dia jalan di fashion show soalnya.

*Aaaaaaah fokus..fokus..fokus ke seramnya..

Yang kuingat, ada mata menyala berwarna kuning di dirinya. Sosok yang menyeramkan dan menakutkan, tapi hanya diam saja di bawah pohon kelapa. Nggak pernah pindah-pindah dari situ, dia cuma berdiri diam saja, seakan pengawal yang ditugaskan untuk menjaga sebuah tempat dengan patuh. Paling maksimum hanya noleh ke kiri dan ke kanan aja. Tanpa gerakan aneh-aneh dan nggak pernah jalan-jalan dari situ, nggak pernah pindah-pindah.

Tapi akibat ada si MbahDe di depan rumah, adik-adik Ayahku yang masih tinggal di rumah Kakek Nenek, sama sekali nggak ada yang berani pulang malam. Paling maksimal mereka cerita, sampai rumah pukul 22.00, itu udah paling malam. Itupun dengan perasaan terburu-buru ketika memasuki pagar, dan mereka sama sekali nggak berani nengok ke pohon kelapa.

Karena kalau mereka nengok, sering kelihatan oleh mereka sosok MbahDe ini sedang melihat mereka yang pulang malam dengan tatapan yang seakan-akan marah. Bukan karena anak-anaknya kakek nenekku bisa melihat, tapi memang karena kondisi malam yang semakin gelap, apalagi kalau sudah larut, lampu taman depan dimatikan oleh kakekku, yang bikin sosok hitam pekat ini jadi semakin kelihatan oleh mata.

Mungkin sosok MbahDe ini lah yang bikin ketika seorang pencuri masuk ke rumah Kakek, cuma bisa ambil barang, masukkin ke bungkusan, tapi nggak bisa keluar dari rumahnya. Karena ini sosok penjaga rumah, yang memang menjaga keamanan dan proteksi rumah saja.

Tapi kusendiri melihatnya sebagai sebuah efisiensi, nggak perlu lagi menasihati panjang-panjang tentang “jangan pulang terlalu larut malam”. Biar saja penghuni rumah yang merasakan aura ketakutan nya sehingga jera untuk pulang terlalu malam.

Jadi…

…akhirnya sistem ini kuadopsi di rumahku sendiri, dengan cita-cita biar diriku gak punya kerepotan lagi mengatur orang-orang rumah untuk pulang nggak terlalu larut. Bedanya adalah, karena ini di rumah sendiri, nggak bisa pakai pohon kelapa, karena rumah sendiri ini nggak sebesar rumah Kakek dan nenek. Jadi yang dipakai adalah pohon kemuning, yang nggak terlalu besar dan tinggi.

Dan entitas / makhluknya bukan jenis yang tinggi besar hitam, tapi lebih kemayu dan feminin.

Tapi yang terjadi adalah…

Setiap anak dan istri pulang malam, sering mereka berhenti dulu agak lama di bawah pohon kemuning. Beberapa kali kupergoki mereka lagi susun bunga-bunga kemuning yg dipetik, untuk dihias di bawah pohonnya..

Laaaah gimanaaaa ? Bukannya pada takut, malah nyajen…

Gagal…

*Terus mana seramnya ? Aaaaaaah..gak bisaaa..udah lah, emang gak bakat cerita yang seram-seram. Udah lah, judulnya itu aja lah, cerita mistis..gak janji bakal seram tapi ya..

Cheers,

Tag Terkait: #Quora-sync
Originally published on Quora Space

Diskusi & Komentar