Hai Kawans Sekala Niskala, siang ini mau sedikit cerita tentang apa yang ada di pemikiran di minggu ini. Udah lama banget nggak isi tulisan di ruang ini, karena banyak beberapa waktu kemarin lagi penuh banget pikirannya tentang novel Digital di Waroeng Podjok Mangkoes (WPM).
Tapi ini bukan soal novel atau ceritanya kok. Ini karena di project WPM, semua sudah selesai ditulis, dan tinggal menunggu waktu upload yang pas saja untuk Chapter Pamungkas, jadi agak lowong untuk bisa share sesuatu.

Kali ini mau certia sedikit tentang Kelas Meditasi Advance yang kita bikin di Sekala Niskala. Sebuah kelas yang berlangsung selama 7 pertemuan, dan hari ini sudah masuk ke pertemuan ke 6, minggu depan di pertemuan ke 7 sudah bisa bagi raport. Bagi raport ? Iya, ada semacam raport atau catatan-catatan kami yang dishare secara personal untuk setiap individu yang mengikuti kelas, sesuai dengan perkembangan diri masing-masing.
Kelas angkatan kedua ini unik dan berbeda, ya tentu saja, karena setiap kelas akan berbeda satu dengan yang lainnya. Tapi di kelas ini, kelihatan kalau energinya lebih lancar mengalir dan koneksinya lebih terjalin. Meskpun di kelas ini adalah perdana kami menerima peserta yang bukan berasal dari Quora, melainkan orang biasa yang tertarik dengan konsep kelas Meditasi Advance kami.
Karena menilai bahwa dalam kelas yang ini energinya bisa lebih mengalir dan koneksi yang terjalin lebih baik, saya coba mulai untuk memperkenalkan bukan hanya konsep energi saja, tapi juga konsep tentang rasa.
Salah satunya adalah pelajaran tentang membuat affirmasi, bagi diri sendiri, dimana setiap murid dicoba untuk melakukan affirmasi tentang dirinya sendiri (sebelum kepada orang lain). Yang mana di materi ini mengejutkan bahwa 60% dari peserta berhasil melakukannya pada percobaan pertama. Satu hal yang tidak kami duga sama sekali, karena materi ini sebenarnya adalah sebuah metode latihan, yang harus dilatih berkali-kali untuk bisa sampai di tahap berhasil.
Proviciat dan Kudos untuk peserta kelas meditasi advance angkatan kedua.
Dalam melakukan latihan affirmasi ini, lebih banyak menggunakan rasa ketimbang hanya audio atau visual saja. Pertimbangannya adalah, audio hanya menggunakan indera pendengaran dan visual hanya menggunakan indera penglihatan. Akan lebih lengkap lagi kalau affirmasi yang dilakukan bisa dibuat dengan menggunakan ke 5 indera yang ada di diri kita, plus rasa yang dimiliki.
Karena mempertimbangkan hal ini, akhirnya saya coba untuk memberi materi terselubung kepada teman-teman di kelas ini, yaitu tentang karma.
Kenapa dihubungkan dengan karma ?
Karena karma dalam pemahaman saya adalah tentang membagi rasa kepada orang lain, bukan tentang perbuatannya, bukan tentang niatnya, bukan tentang kerelaannya. Tapi tentang sebuah rasa yang diberikan kepada orang lain, sehingga bisa berputar dan kembali kepada diri ini lagi pada akhirnya. Seperti ketika memberikan sebuah rasa sedih kepada orang lain, maka rasa itu akan berputar dan akhirnya kembali lagi kepada diri melalui waktu (timing),jalan dan perbuatan yang tidak kita duga. Demikian juga dengan rasa bahagia.
Bayangkan kalau seandainya satu orang (sebut saja si A), bisa memberikan rasa bahagia ke orang lain (B). Energi dari rasa ini akan berputar dengan alami dan dengan sendirinya, sehingga bisa membuat B ingin berbagi lagi kebahagiaannya dengan C, yang ketika C merasakan bahagia juga, akan membuatnya ingin berbagi lagi kepada D. Terus berputar dan menggulung energi itu, semakin lama semakin besar efek snowball nya, sehingga ketika suatu waktu B, C, D, E, F, G, H berdoa dan bersyukur atas kebahagiaannya, maka energi dari rasa yang semakin besar itu akan berbalik kepada A.
Minggu lalu ada tugas atau pe er untuk para peserta. Tugasnya simple saja, dibungkus dengan packaging bertajuk “belajar empati”. Tugasnya adalah pilih 1 orang, buat koneksi dengan orang itu, rasakan apa yang orang itu rasakan melalui persepective dirimu, dan terakhir bikin orang itu bahagia sesuai dengan rasa nya.
Seminggu ini terasa sekali energi dari rasa yang diberikan berputar dengan cepat, sedikit-sedikit saya merasakan hal itu dan tinggal menunggu kelas nanti malam untuk mendengar cerita-cerita dari teman-teman peserta dalam keberhasilan, ketidak berhasilan, kelupaan, ataupun keterusan melakukan pe ernya.
Tapi yang jelas, di saya pribadi, hal itu sudah terasa perputaran energinya. TInggal menunggu konfirmasinya di cerita nanti malam.
Ini sebagai gambaran saja buat teman-teman peserta, bahwa dunia ini berputar melalui pertukaran energi, yang membawa rasa, dan membuat karma pada akhirnya. Paling pas kan dalam belajar adalah mengalami sendiri dan membuktikannya sendiri.
Semoga dunia terus bisa berputar dan semakin banyak kebahagiaan yang bisa tersampaikan dan terpancar kepada semua orang.
Note sedikit : untuk kelas meditasi advance kedua ini Teteh Lovelie Light (LVL) menggila dengan kebebasannya berekspresi 🤣 tapi seru..bikin keseruan tersendiri..thaaank youuu Teteh 🙏🙏🙏 Cindul Cindy Delviana dengan keceriannya dan energi positifnya juga jadi semakin tidak bisa diduga di kelas yang ini. Plus belum lagi Aa Chiko Wisanggeni , yang lebih paham dan bijak menyikapi, serta always full support untuk berkomunitas.
Iya..berkomunitas. Karena kelas ini baru bisa berjalan dengan energi sebuah komunitas, yang artinya membuka diri untuk memberikan energi kepada orang lain, serta menerima energi dari orang lain. Hal ini yang bisa menyebabkan perputaran energinya menjadi semakin besar.
Semoga sukses teman-teman angkatan kedua kelas Meditasi Advance ini. Nanti saya update lagi kalau sudah selesai kelasnya.
Cheers,