Hai Kawans Sekala Niskala, nggak kerasa ya teman-teman yang muslim sudah menjalankan ibadah puasa hampir sebulan, dan sudah seminggu lagi mau Lebaran.
Jadi siang ini mau coba untuk membahas sesuatu yang ada di benak saya beberapa hari ini yang kelihatannya cocok dengan tema Hari Raya Idul Fitri. Meskipun pembahasannya tidak dalam persepsi agama, tapi memang mencoba untuk menyelimuti nya dengan sebuah pandangan yang universal.
Yang bila kita melakukan kesalahan, lebih penting mana kah, meminta maaf atau sampai dimaafkan ?
Tentu saja yang utama harus ada pengakuan dulu dengan sportif, bahwa memiliki kesalahan. Tanpa menutup-nutupinya, beralasan dan menyadari kesalahan tersebut.

Hanh Dao Account at Pinterest
Selanjutnya, sudahi rasa bersalah nya, jangan sampai berlarut-larut dan menjadi depresi. Kalau terlalu over malah jadi sebuah kegiatan yang kontra produktif soalnya, nanti jadi makin sedih, jadi depresi yang berkepanjangan, jadi terbayang-bayang terus.
Dalam menyikapi hal ini, rasa bersalah yang berkepanjangan, yang perlu difokuskan pertama adalah pada hal yang bisa dikontrol oleh diri.
Yes benar, permohonan maaf, itu yang lebih utama.
Karena dengan melakukan itu berarti sudah bisa melakukan kewajiban, atas hal yang bisa dikontrol oleh diri.
Pentingnya melihat ini , karena melihat dulu dari sisi internal. Lepaskan dulu beban mu, sehingga langkah ke depan bisa lebih ringan dan lebih enteng lagi. Tuntaskan apa yang menjadi kewajiban, atur yang bisa dikontrol, dan biarkan alam yang mengurus hal-hal lain yang tidak bisa dikontrol oleh diri.
Dimaafkan adalah hal yang tidak bisa kita kontrol sendiri, oleh karena itu, biarkan saja hal itu menjadi beban orang yang kamu mintakan maaf. Yang terpenting, dirimu sudah terbebas dari beban dan kewajiban, kondisi dimaafkan dan diterima maafnya biar saja menjadi beban orang lain. Jangan ditumpangi lagi ke atas pundakmu, karena sejatinya itu adalah hal yang tidak bisa dikontrol.
Semoga tulisan kecil ini bisa memperingan beban yang ada di pundak teman-teman, dan memanfaatkan momen Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri ke depan dengan tidak ragu-ragu untuk memohon maaf apabila ada kesalahan.
Tapi tetap sadari, bahwa kondisi dimaafkan adalah kondisi yang tidak bisa dikontrol oleh diri sendiri.
Lepaskan saja, biar beban di pundak lebih enteng.
Nanti ketika kondisi nya berubah sudah menjadi hal yang bisa dikontrol oleh diri, baru diupayakan.
Selamat menjalani hari dengan lebih bahagia.
Cheers,