Pertanyaan ini sering banget datang kesaya dengan bentuk dan susunan kalimat yang beda tapi memiliki maksudnya sama.
Sebelum saya jawab nih, ijinkan saya bertanya balik sama semua Kawans Sekala Niskala yang punya pertanyaan seperti ini, untuk apa sih bisa melihat bangsa Jin?
Untuk “Gaya” atau sekedar “Penasaran”?
Awas hati-hati, jangan bilang supaya dibilang Indigo ya, semua disini saya rasa sudah tau Indigo itu bukan soal bisa melihat bangsa Jin atau makhluk halus lainnya. Saya udah menerangkan soal itu panjang lebar, secara supranatural dan ilmu psikologi, jadi kalo masih ada yg ngotot soal label Indigo ya aneh aja sih…
Saya juga masih heran kenapa ada orang yang ingin sekali bisa melihat Jin dan makhluk astral lain, walaupun anda sekalian merasa penasaran tapi menurut saya ga sepadan dengan resiko yang akan dihadapi kedepannya, apa lagi posisinya anda akan jadi seorang amatir, apakah dalam pikiran anda pikir makhluk gaib itu seperti hewan di kebun binatang?
Anda salah besar jika berfikir seperti itu!
Sementara dari pengalaman pribadi, orang yang diberi kemampuan melihat hal gaib saja menginginkan untuk hidup normal dan berhenti bisa terhubung dengan ke-gaib-an, karena itu benar-benar melelahkan, dibutuhkan mental kuat untuk bisa bertahan dalam keadaan tetap waras!
Lalu, gimana cara supaya bisa melihat bangsa Jin?
Bersekutulah dengan bangsa Jin atau biar totalitas langsung saja bersekutu dengan Iblis. ← ini jawaban Sarkas saya.
Tapi saya serius lho, gak lagi berchyanda…. 😛
Karena ini jalan paling gampang. Sementara membuka mata batin, itu omong kosong, kebanyakan malah cuma ilusi atau halusinasi karena sugesti saja.
Karena setau saya manusia yang tidak diberikan bakat supranatural sejak lahir, tentu saja tidak akan tiba-tiba bisa melihat entitas gaib, itulah kenapa paling mudah dimanipulasi atau terkena ilusi dan halusinasi kerena sugesti diri sendiri atau sugesti dari orang lain.
Sejatinya manusia memang tidak perlu melihat bangsa Jin, ini kenapa Tuhan memisahkan layer dimensi manusia dan dimensi Jin sejak ribuan tahun lalu.

BING ID: lovelie_light
Kalopun ada yang bisa berinteraksi dengan makhluk gaib, alasannya biasanya ada 2 tuh:
- Kemampuan Supranatural itu merupakan pemberian Tuhan. Kemampuan ini ada hubungannya dengan skenario hidup seseorang atau karma hidupnya, hutang rasa yang harus di bayar yang berhubungan dengan leluhur dan dimensi astral. Dan orang dengan bakat ini berpotensi untuk bisa melihat entitas gaib. Kalo ga punya bakat ini ya tentu saja susah untuk bisa berinteraksi dengan makhluk gaib.
Kemampuan ini berhubungan dengan misi jiwanya dimana dia harus melunasi “hutang karmanya”, nanti dengan sendirinya semua yang ada disekitarnya akan terpengaruh sebagai sarana dia mejalani misi hidupnya.
Misal-nya apa?
Makhluk-makhluk astral yang ada disekitarnya, kemudian energi yang ada disekitarnya, kemudian divine istrument yang ada disekitarnya, bahkan energinya yang berpatokan pada aliran cakra ditubuhnya saja sudah dipersipakan untuk dia menjalani misi hidupnya.
Biasanya mereka yg memiliki kemampuan ini beberapa cakra ditubuhnya menyala secara alami atau tidak alami sebagai bagian dari sarana pendukungnya.
Dan kondisi seperti ini ga akan bisa gitu aja dialami orang normal, karena raga fisik manusia ga bisa begitu saja menerima lonjakan energi dari beberapa cakra yang menyala bersamaan. Normal nya manusia hanya punya satu cakra utama yang menyala terang di dampingi satu cakra yang menyala lebih redup sebagai penyeimbangnya.
- Kemampuan Supranatural yang merupakan hasil Oplosan, atau bahasa kerennya Khodam. Ketika seseorang memiliki Khodam, secara otomatis dia akan memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan bangsa Jin. Dan yaa… secara logika tentunya manusia harus bisa terhubung dan terkoneksi dengan khodam pendampingnya, masa harus orang lain yang terkoneksi ama khodam kita… lah kocak itu mah~🤣
Itulah kenapa saya bilang sebelumnya ,manusia normalnya memang gak perlu memiliki kemampuan supranatural dan berhubungan dengan makhluk-makhluk astral. Karena gak semua bisa berkomunikasi dan terkoneksi bahkan dengan Khodamnya sendiri. Jadi ada atau ga ada Khodam harusnya mah ga usah dipikirin, tapi kalo udah terlanjur terkoneksi maka pelihara koneksi itu dengan baik dan positif. Lakukan komunikasi 2 arah bukan komunikasi monolog kaya yang lagi halu.
Jadi balik lagi yaa… Saya akan klarifikasi: Bisa melihat bangsa Jin itu bukan sekadar petualangan seru yang bisa Anda nikmati sambil ngopi santai. Melihat jin itu bukan kayak nonton film horor di bioskop. Mereka itu makhluk yang punya level energi yang bisa bikin Anda merasa seperti baru saja ditabrak truk!
Jadi, sebelum Anda ngotot pingin liat Jin karena penasaran, mening pikirkan baik-baik, yaa… War takjil aja gih meningan! 😁
Pernah denger orang sawan gegara kesambet demit?
Yaa… untuk bisa melihat bangsa jin, biasanya orang-orang yang mendalami spiritualitas atau memiliki kepekaan tertentu yang bisa “membuka mata batin” mereka, melibatkan latihan dan penguasaan teknik tertentu, atau bahkan ritual yang sudah ada sejak zaman nenek moyang.
Tapi lagi-lagi saya ingatkan, enggak semua orang bisa atau bahkan seharusnya melakukan ini. Kalo salah langkah atau salah metode bukan cuma sawan, bisa linglung bahkan hilang akal dan kesadaran.
“Ayo, kita coba buka mata batin, pingin lihat jin!”
Hey, Anda yakin siap dengan apa yang bakalan Anda temuin?
Soalnya Jin itu bukan cuma soal penampilan mereka yang kadang mengerikan, tapi energi yang mereka bawa bisa bikin Anda merasa gak nyaman, bahkan bisa mengganggu kesehatan fisik bahkan mental. Jadi, kalau hanya sekadar ingin tahu dan penasaran, mendingan cari hobi lain yang lebih aman, kayak bermusik, melukis atau masak.
Interaksi dengan dunia gaib itu bukan main-main. Ini bukan sekadar pengalaman seru, tapi bisa sangat berbahaya.
Saya gambarkan seperti ini:
Anda yang normal itu seperti tutup botol yang tersegel, ketika Anda memaksa untuk berinteraksi dengan dunia astral dan bangsa jin itu seperti memaksa membuka segel pada tutup botol itu. Nanti nih, setelah rasa penasaran Anda terjawab, Anda udah jerit-jerit panik dan norak cuma karena liat bayangan hitam atau kuntilanak berdiri di bawah pohon, Anda ingin memutus interaksi Anda dengan dunia gaib.
BISA!
Tapi jangan lupa tutup botol tadi sudah ga bersegel, kemungkinan terkontaminasi berbagai hal negatif dari dimenasi gaib jadi lebih besar ketimbang saat tutupnya masih disegel. Dan resiko itu yang harus anda tanggung seumur hidup.
Paham ya, kenapa saya bilang dimensi gaib dan semua hal didalamnya bukan untuk semua orang. Meningan nikmati cerita orang-orang yg pernah mengalaminya sebagai rujukan, ga perlu Anda yang turun langsung kelapangan, berat belum tentu Anda kuat, biar saya aja~😁🤘
Jadi, pertimbangkan baik-baik, ya, selalu hati-hati dengan apa yang Anda inginkan, karena sejatinya hal itu ga selalu hal yang baik buat Anda.
Ada alasan yang pasti baik ketika Tuhan, memisahkan dimensi manusia, dengan dimensi Jin dan dimensi Iblis, mengunakan layer-leyer dimensi yang rumit, dan tidak dengan mudah bisa di lalui manusia.
Ga ada cara yang bener gimana bisa melihat bangsa Jin, karena kalo bukan bagian Anda mengurusi soal itu ya ga akan bisa, kecuali Anda merusak regulasi hidup Anda sendiri, jadi meningan gak usah maksa!
——— ⋆ ˚。⋆୨>0<୧⋆ ˚。⋆ ———
Be kind and respectful, and I will do the same for you!
Hati-hati dalam menggunakan kebebasan berkomentar, termasuk saat me-repost tulisan saya. Saya bukan Indigo dan tidak menjawab pertanyaan yang berhubunan dengan konsultasi hal-hal gaib, dan sejenis itu.
Makasih, Lovelie Light~🍀