Jadi pertama-tama nih Kawans Sekala Niskala, saya minta maaf karena ngepostnya telat, dan saya akan menjawab pertanyaan ini dari ranah supranatural dulu ya, supaya point a view saya 100% menceritakan dari sisi dimensi gaib sana. Dan setelahnya nanti akan ada bagiannya kita bahas yang ternyata ga ada hubungannya sama supranatural, tapi justru berhubungan dengan “dalam” diri si individu itu sendiri…
Sihir dipercaya sebagai alat untuk bisa mencelakai dan membantu manusia. Dari banyak literasi kuno Sihir dipercaya sebagai produk Iblis yang diajarkan pada Jin kemudian pada Manusia, dimana hal ini diajarkan untuk mencelakai sesamanya. Jin bisa mencelakai manusia tapi tidak secara langsung, mereka tetap membutuhkan perantara, lalu perantaranya apa? Manusia lain dan diri Manusia itu sendiri.
Padahal kalo kita mau mempelajari lebih dalam ada juga sihir yang diajarkan oleh malaikat, sebagai tes untuk umat manusia, apakah manusia bisa menggunakannya untuk hal yg baik atau hal yang buruk. Yaa, kalo Kawans sekalian ingat tentang kisah Harut dan Marut. Menurut tafsir, Harut dan Marut adalah dua malaikat yang diturunkan ke bumi oleh Tuhan untuk mengajarkan sihir sebagai ujian bagi manusia. Kisah ini mengisahkan tentang bagaimana mereka mengajarkan ilmu sihir kepada penduduk Babilonia.
Pada masa itu, banyak orang di Babilonia terlibat dalam praktik sihir dan ilmu gaib. Untuk menguji iman dan kesetiaan manusia, Tuhan mengutus Harut dan Marut. Mereka tidak hanya mengajarkan sihir, tetapi juga memberikan peringatan bahwa sihir tersebut dapat merusak iman dan menyebabkan kerusakan dalam kehidupan sosial. Masyarakat Babilonia dihadapkan pada pilihan: menerima ajaran Harut dan Marut atau menolak sihir dan mengikuti jalan yang benar. Banyak yang tergoda untuk mempelajari sihir karena daya tariknya, dan akibatnya, mereka terjebak dalam praktik yang merugikan.
Dalam hal ini, kisah ini menunjukkan pentingnya moralitas dan kesadaran dalam memilih jalan hidup. Sebagian orang yang belajar sihir dari Harut dan Marut kemudian menggunakan ilmu tersebut untuk tujuan jahat, termasuk merusak hubungan antar manusia dan mengganggu ketentraman masyarakat. Ini adalah peringatan bahwa ilmu, jika disalahgunakan, dapat membawa kepada kehancuran, baik bagi individu maupun masyarakat.

BING ID: lovelie_light
Sama seperti manusia, Jin dan makhluk-makhluk gaib lainnya juga berkesadaran, dan dianggap memiliki kehendak bebas sama kaya manusia. Maka, secara sifat bisa baik, tapi juga bisa jadi jahat. Dalam konteks ini, ada kemungkinan bahwa jin yang jahat bisa mencelakakan manusia, terutama jika kita sebagai manusia sengaja atau tidak sudah membuka diri terhadap energi negatif, dan merujuk pada kisah adanya Malaikat Jatuh (Fallen Angel) yang ternyata bukan omong kosong atau dongeng belaka.
Jin yang jahat, dan juga Iblis, sering kali dianggap sebagai penggoda yang dapat memanipulasi manusia untuk melakukan sihir. Ini mengarah pada pengertian bahwa sihir bisa menjadi cara untuk memanggil atau bekerja sama dengan jin dimana manusia memanfaatkan itu untuk kepentingannya sendiri, salah satunya adalah mencelakakan orang lain.
Tapi sebelum itu saya mau terangkan juga bahwa, bagi saya ya konsep “mencelakakan” tidak terbatas pada manusia harus celaka bahkan mati. Tapi manusia mengambil jalan atau keputusan yang salah saja karena termanipulasi kesadarannya oleh pengaruh dan bisikan Jin dan kroninya saja sudah masuk dalam ranah “celaka”.
Ini kenapa saya percaya bahwa dengan menjaga pikiran positif dan menjaga kualitas spiritualitas kita, kita bisa melindungi diri dari pengaruh buruk makhluk gaib. Meditasi, doa, dan praktik spiritual lainnya sering kali dianggap sebagai cara untuk menciptakan perisai pelindung dan ini benar adanya berdasarkan pengalaman. Banyak makhluk gaib dari bangsa Jin dan lainnya terpengaruh dengan kualitas energi yang dimiliki oleh manusia.
Jika, manusia memiliki kualitas energi yang rendah maka dia akan lebih mudah terpengaruh dan diganggu oleh makhluk-makhluk dengan vibrasi energi yang setara dengan energi manusia tersebut. Jangan bangga jika anda jadi sering liat Kuntilanak lah, Pocong lah, Genderuwo lah atau makhluk-makhluk standar yang kerjaannya cuma nongkrong diem, nakut-nakutin karena apa? Mereka itu vibrasi energinya masih sangat rendah makanya bisa sefrekuensi dengan anda.
Karena makhluk-makhluk dengan vibrasi atau level energi tinggi akan hati-hati mendekati atau menampakkan dirinya, pada manusia apalagi jika manusia yang dihadapinya adalah manusia dengan level energi yang tinggi. Nanti kondisi ini akan ada kaitannya dengan “Kenapa orang yang mengaku bisa melihat makhluk gaib, akan melihat makhluk yang bentuknya berbeda di satu area yang sama yang katanya angker” ← ini semua karena kualitas energi, manusia yang energinya tinggi gak punya kepentingan ngeliat makhluk yang ecek-ecek, dia akan langsung terkoneksi sama makhluk yang energi dan vibrasinya sama-sama besar seperti dia.
Balik lagi sama fenomena Jin atau makhluk gaib yang mencelakakan manusia… Biasanya lewat sihir dan hal-hal klenik lainnya Jin dan Iblis menjanjikan bisa memberikan apa yang manusia inginkan. Kekayaan, Kemakmuran, Kekuasaan, Cinta, Balas dendam, dll, semuanya bisa dipenuhi dengan bantuan bangsa kedua ras ini, dengan syarat dan ketentuan berlalu yaa… jadi ga gratisan nih. Dari sini keberanian manusia mencelakakan manusia lain muncul demi memenuhi keinginan pribadinya.
Selain itu bahayanya lagi, Jin bisa mempengaruhi manusia untuk menggunakan kehendak bebasnya memilih jalan sesat untuk melakukan perbuatan jahat pada sesamanya, tapi di poles seolah-olah tindakan itu tidak salah atau atas nama “mengambil hak” atau membayar karena sudah dizolimi. Perasaan-perasaan kaya “membela diri” maka melakukan pembalasan ini dibuat seolah-olah itu adalah hak kita untuk membalaskan dendam, ini harus hati-hati lho. Karena Jin dan kroninya bisa membisikkan pengaruh negatif yang akan memperkuat niat jahat manusia itu sendiri.
Oh iya, saya mau nambah…
Hati-hati juga dengan pikiran yang liar, jangan suka berkhayal yg tidak-tidak, jangan juga suka berprasangka buruk pada Tuhan.
Karena khayalan dan “pikiran nakal” manusia jugalah yang memancing Iblis dan Jin menjahili dan menyakiti manusia. Mereka merealisasikan apa yang dipikirkan manusia sehingga manusia terjerumus semakin dalam pada kesesatan dan keburukan. Semakin liar dan tidak terkendalinya pikiran manusia disitulah bisikan dan manipulasi kegelapan semakin gencar menjerumuskan.
Pikiran cabul dan khayalan cabul juga bisa mengundang jin atau iblis cabul datang pada anda!

BING ID: lovelie_light
Nah, dari kondisi ini saya akan bergeser pada sisi psikologis manusia. Ga semua hal yang tidak bisa dijelaskan itu berhubungan dengan gangguan gaib. Kadang ada kebiasaan manusia aja yang malas menganalisa sekitarnya sehingga yang paling gampang adalah menyalahkan hal gaib, ini kenyataan yang sering saya temukan di keseharian saya dimana banyak orang mengeluh dan ketakutan bahwa mereka sepertinya diganggu makhluk halus, mereka sepertinya disantet, mereka sepertinya di pelet dan sejenis itu. Padahal semua itu akibat dari dari stres, kecemasan, atau bahkan gangguan psikologis.
Gak usah jauh-jauh lah ya, MIMPI misalnya. Mimpi itu dianggap sebagai cerminan dari pikiran, perasaan, dan pengalaman kita. Dalam banyak tradisi kepercayaan, mimpi dianggap sebagai cara alam bawah sadar berkomunikasi dengan kita. Ketika kita bermimpi, terutama tentang makhluk gaib, bisa jadi kita sedang berhadapan dengan aspek-aspek tersembunyi dari diri kita sendiri, dan ini ga melulu soal sihir atau gangguan makhluk gaib.
Mimpi yang melibatkan jin atau makhluk gaib lainnya bisa mencerminkan ketakutan, kecemasan, atau bahkan keinginan untuk mencari jawaban atas masalah yang kita hadapi dalam kehidupan nyata. Ini bisa jadi adalah refleksi dari stres yang kita alami, atau konflik internal yang belum terselesaikan, kaya adanya hutang yang belum dibayar, adanya janji yang belum ditepati, adanya pekerjaan yang belum terselesaikan dan lain sebagainya.
Mimpi buruk atau mimpi yang melibatkan makhluk gaib terkadang bisa menjadi tanda adanya gangguan psikologis. Misalnya, individu yang mengalami stres berat, kecemasan, atau depresi mungkin lebih rentan terhadap mimpi buruk. Ini bisa disebabkan oleh pikiran negatif yang terus-menerus berputar di benak mereka, yang akhirnya muncul dalam bentuk mimpi yang menyeramkan.
Penting banget buat paham kalo mimpi buruk bukan hanya hasil dari pengalaman supranatural, tetapi juga bisa terkait erat dengan kesehatan mental. Makanya harus mencari bantuan yang tepat, jangan sampai salah diagnosa. Misalkan, anaknya mengalami gangguan histeria karena masalah psikologis, orang tuanya keukeuh anaknya kesurupan karena di santet… nah ini kadang manusia mencelakakan dirinya sendiri karena ga mau membuka diri akan kemungkinan-kemungkinan lain yang ada, terlalu fanatik sama apa yang dia percaya aja.
Mimpi yang benar-benar berkaitan dengan sihir atau makhluk gaib biasanya memiliki pengaruh signifikan pada perubahan diri dan lingkungan sekitar akibat adanya energi negatif yang dikirimkan untuk mengganggu bahkan menghancurkan. Berbeda dengan mimpi buruk yang muncul karena masalah gangguan psikologis.
Jadi kalo misalnya anda percaya nih kalo jin atau makhluk gaib lainnya dapat mempengaruhi dan mencelakakan hidup kita maka kita harus tau dong cara melindungi diri kita. Perkuat segi spiritualitas kita dengan memperbaiki hubungan kita dengan Sang Maha, lakukan kegiatan mindfulness yang membangkitkan kesadaran kita, seperti meditasi, atau melakukan ritual spiritual agar bisa membantu kita menciptakan perisai pelindung. Jangan pernah lupa menjaga pikiran dan energi positif supaya mengurangi kemungkinan menarik energi negatif.
Dan yang terakhir ini cheat dari saya sebenarnya tapi gak semua orang sepertinya bisa melakukannya, yaitu Mengetahui lebih banyak tentang sihir dan makhluk gaib bisa membantu kita memahami dan tidak mudah terpengaruh ← ini perlu kemampuan analisa dan keberanian mengambil resiko karena kalo masuk ke ranah sihir dan makhluk gaib maka dunia anda ga akan sama lagi dan ga akan pernah “normal” lagi, pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan memilih jalan ini.
Udah paling aman, untuk menghindari gangguan atau bahkan celaka yang sumbernya dari makhluk gaib diantaranya dari bangsa Jin adalah dengan menaikkan level energi anda, capailah kesadaran tinggi melalui mindfulness dan perbaiki aliran energi atau cakra yang ada di tubuh anda sehingga menjadi stabil supaya dengan sendirinya kita bisa melindungi diri kita. Kalo aliran cakra kita stabil dan sendirinya akan ada barrier yang membatasi kita dengan energi-energi lain yang ga penting untuk dirasakan dan ditakuti.
Kalo dari saya nih yaa… Kaitan antara jin, makhluk gaib, dan sihir adalah sangat kompleks dan bervariasi tergantung pada budaya dan kepercayaan individu. Bahkan sampai sekarang ini masih banyak orang yang menganggap Jin itu jahat dan Sihir itu semua negatif, padahal dari pengalaman pribadi saya gak kaya gitu. Bangsa Jin ada koq yang baik, bahkan kalo levelnya Danyang dia sudah masuk pada ekosistem alam semesta yang mana dia Netral. Netral disini dia menjalankan perannya sesuai “maunya” Alam Semesta, yang artinya bisa jadi jahat dan bisa jadi baik tergantung sudut pandang manusia.
Sihir juga bisa menjadi alat yang berbahaya jika disalahgunakan, tetapi juga bisa menjadi praktik yang positif jika digunakan dengan niat baik, banyak sihir digunakan untuk metode penyembuhan dan penetralan koq. Jadi, yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapi pengalaman dan kepercayaan kita, apakah kita membiarkan ketakutan menguasai kita, atau kita memilih untuk memahami semuanya dari banyak sudut pandang, membuka diri dengan banyak nya kemungkinan-kemungkinan yang ada lalu menghadapinya dengan lebih bijaksana dan tenang.
✧ ——— °˖✧◝(⁰▿⁰)◜✧˖° ——— ✧
Be kind and respectful, and I will do the same for you!
Hati-hati dalam menggunakan kebebasan berkomentar, termasuk saat me-repost tulisan saya. Saya bukan Indigo dan tidak memberikan konsultasi dan atau menjawab pertanyaan pribadi tentang hal-hal gaib.
Makasih, Lovelie Light~🍀