catatan: ada spoiler ya dari konten ini, jadi yg blom nonton dan gak suka spoiler, gak ush baca. Tapi kalo yg belom nonton tapi ga masalah ama spoiler, silakan baca. Udah ada peringatan ini jadi jangan tantrum!
Hai hai haiii…. 😁👋 Balik lagi sama GHIBAHIN FILM SETELAH NOBAR, kali ini judul filmnya “PEMANDI JENAZAH”, film ini mengisahkan tentang Lela (diperankan oleh Aghniny Haque), seorang wanita muda yang berprofesi sebagai pemandi jenazah di desanya, meneruskan pekerjaan sang ibu. Sejak kecil, Lela sudah terbiasa melihat dan membantu ibunya memandikan jenazah, meskipun ia sendiri merasa tidak sanggup untuk terus menjalani pekerjaan yang dianggap mulia tapi sebenernya banyak misterinya. 😅

Sebenernya cerita ini ada diruang lingkup kecil, di sebuah kampung yang orang-orangnya saling mengenal dan ada koneksi satu sama lain. Yang menjadikan kehidupan di kampung ini berantakan adalah karena adanya sebuah musibah kematian salah satu warganya bernama Ibu Nur, yang dituduh sebagai wanita penggoda suami-suami orang di kampung ini, dan karena provokasi seseorang warga marah dan menghakimi Bu Nur dengan menyangkutkan wajahnya di kawat berduru sambil terus memukulinya dan akhirnya Bu Nur ini meninggal dihadapan putrinya yang masih kecil beberapa tahun kebelakang.
Kembali ke masa sekarang, kehidupan Lela berubah drastis ketika ibunya meninggal dunia secara mendadak dan misterius setelah gak lama sang Ibu memandika jenazah teamn yang dikenalnya yang meninggal mendadak. Sebagai seorang pemandi jenazah satu-satunya di kampung akhirnya, Lela yang masih nubi itu harus memandikan jenazah ibunya sendiri. Saat proses memandikan inilah, Lele menemukan beberapa kejanggalan pada jenazah ibunya, bahkan ditemukannya kawat berduri yang ada di tubuh ibunya.
Kematian sang ibu memicu serangkaian kematian misterius lainnya di desa tersebut. Setiap jenazah yang dimandikan Lela menunjukkan keanehan-keanehan yang tidak wajar, tapi mempunyai kesamaan “kawat berduri”, dan akhirnya Lela mulai menyadari ada rahasia di balik kematian-kematian tersebut.
Bertekad untuk mengungkap kebenaran, Lela harus menghadapi berbagai teror mistis dan gangguan dari arwah penasaran. Dalam usahanya mencari jawaban, Lela justru terjebak dalam misteri yang lebih dalam dan berbahaya, yang menghubungkannya dengan masa lalu kelam dan rahasia-rahasia yang selama ini tersembunyi di desanya.
Owh iya Film ini dibintangi juga sama Djenar Maesa Ayu, Ibrahim Risyad, dan Amara Sophie. “PEMANDI JENAZAH” disutradarai oleh Hadrah Daeng Ratu dan tayang perdana di bioskop pada 22 Februari 2024.

Yang membuat kami bingung, siapa sebenarnya yang menyebabkan kematian misterius di kampung ini?
Kematian Bu Nur terjadi sudah lama, tapi kenapa terornya baru terjadi sekarang, ada puzzle yg hilang, sampai tersebar berita bahwa ada orang yg sengaja menyebar Santet di kampung itu. Lela pun akhirnya menyelidiki orang perorang yang meninggal misterius dan Lela mendapatkan informasi dari salah satu tetangganya yang kerasukan yang akhirnya membuat Lela menemukan benang merah yaitu kematian Bu Nur, dan Bu Nur memiliki seorang putri yg keberadaannya ga tau di mana.
Karena hal ini Lela menduga bahwa sang pelaku santet melakukan ini untuk membalaskan dendam Bu Nur yang difitnah, Lela menjadi hilang akal dan bersikeras menemukan jawaban sampai akhirnya dia curiga terhadap salah satu gadis pendatang bernama Rika, seorang gadis muda yang telah lama kehilangan ibunya dan cukup dekat dengan Arif, adik dari Lela.
Karena warga udah panik akhirnya mereka memburu Rika, dan menghakiminya sama seperti mereka dulu menghakimi Bu Nur, Lela yang dibisiki arwah sang Ibu, tersadar dan berusaha menolong Rika, dan Arif juga berusaha menyelamatkan keduanya tapi apa daya Arif dan Rika tidak selamat, warga yg kaget bahwa korban yg mereke keroyok meninggal kabur satu persatu. Warga desa yang egois dan munafik meninggalkan Lela sendiri dalam kesedihannya meratapi kematian Arif dan Rika.
Lalu… Apa benar Rika yang melakukan santet pada semua ibu-ibu yang meninggal gak wajar di kampungnya? Entahlah sepanjang nonton kami gak pernah disuguhkan ritual-ritual sihir untuk menyantet. Ini yang menjadi pertanyaan kami juga… siapa pelaku santet itu kalo Rika gak pernah diperlihatkan melakukan ritual sihir.
Apa jangan-jangan kejadian ini murni pembayaran Karma? Iya sih “Karma has a habit of coming back to bite!” tapi ini terlalu masif dan cepat terjadinya, bahkan dengan target-target yang tepat dan berurutan, ini bukan karma, ini balas dendam.
Atau apakah karena Rika pulang ke kampungnya maka dendam atas kematian ibunya memancing arwah Bu Nur untuk membalaskan dendam pada orang-orang yang telah membunuhnya… Ini jadi kemungkinan yg bisa saja terjadi karena di saat Riska di keroyok dia masuk ke domain masa lalu saat ibunya bersamaan, bahkan saat Lela meregang nyawa, dia berhadap-hadapan dengan sosok ibunya yang juga sedang meregang nyawa dilokasi yg sama bertahun-tahun lalu… Dan kedua adegan ini juga dilihat oleh Lela, Lela tau siapa-siapa yg mengeroyok Bu Nur malam itu, sementara sang Ibu tidak berdaya untuk menolong Bu Nur, walau sudah berusaha menghentikan pengeroyokan itu.
Di akhir cerita, si Lela mandiin jenasah Bu Murni, terus nemuin susuk, dan dari situ Lela sadar Bu Murnilah yg dr awal menuduh kalo Bu Nur itu menggoda suami-suami di desa itu. Lela jadi paham kalo semua kekacauan di kampung itu karen ulah julid Bu Murni, yang serih fitnah orang, dan Bu Murni juga orang yg paling fokol menghasut warga untuk mengeroyok Bu Nur malam itu. Tapi kemudian Lela inget pesan ibunya, “kamu harus merahasiakan segala hal yang ditemukan pada jenazah yang sedang dimandikan.” Lalu Lelapun membuang susuk yang ditemukannya di tubuh Bu Murni dan merahasiakan semuanya.
.
Sungguh pada akhirnya kami tidak mendapatkan jawaban pasti dari film ini, apa penyebab utamanya siapa pelakunya dari mana semua pembalasan itu datang, ama ini hanya cara Alam Semesta bekerja… entahlah.
Berbeda dengan “Santet Segoro Pitu” yang banyak relatenya dengan pengalaman kami pribadi, film “Pemandi Jenazah” ini penuh dengan dengan “dongeng” yang ada dikepala penulisnya, walau ada bumbu-mumbu misterius yang memang terjadi pada para pemandi jenazah, tapi jalan ceritanya seperti tidak memiliki benang merah yg bisa di pahami sumber awalnya dan akhirnya, kita penonton masih dikasih pertanyaan yg ga terjawab…
SIAPA?
.
Jadi hati-hati dengan mulut anda, itu bisa menghancurkan hidup banyak orang bila tidak di jaga dengan baik. Didunia ini gak semua manusia itu polos. Ada manusia yg memiliki pendamping gaib, dan bila manusianya tidak marah atau tidak membalas ketika disakiti, pendamping gaibnya belum tentu akan diam saja. Dan kalo berurusan dengan hal gaib, bersiaplah kehilangan kewarasan anda!
.
Quorahttps://qr.ae/pArp02 Quorahttps://qr.ae/pAyx5T
——— ⋆ ˚。⋆୨>0<୧⋆ ˚。⋆ ———
Be kind and respectful, and I will do the same for you!
Hati-hati dalam menggunakan kebebasan berkomentar, termasuk saat me-repost tulisan saya. Saya bukan Indigo dan tidak memberikan konsultasi dan atau menjawab pertanyaan pribadi tentang hal-hal gaib.
Makasih, Lovelie Light~🍀
