Kawans, di sini saya mengingatkan ada spoiler lho didalam tulisan ini, jadi yg blom nonton dan gak suka spoiler, gak ush dibaca tulisan ini. Tapi kalo yg belom nonton tapi ga masalah ama spoiler, silakan baca. Sudah saya peringatan dari awal jadi jangan tantrum kaya bocah!
Maaf kita nonton ini diluar jadwal asil tiap Minggu Malam, karena lagi pada gabut, dan akhirnya Cindy Delviana ngajakin buat nobar film KISAH TANAH JAWA: POCONG GUNDUL karena Cindy penasaran sama si Walisdi. 😁✨

Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul adalah film horor Indonesia tahun 2023 yang disutradarai oleh Awi Suryadi berdasarkan novel berjudul sama karya Om Hao.
Semuanya berawal ketika Hao (Deva Mahendra) dimintai tolong untuk menyelamatkan Sari (Nayla Denny Purnama) seorang Siswi yang menghilang secara misterius dari sekolahnya. Kemudian bersama sahabatnya Rida (Della Dartyan), Hao akhirnya memutuskan membantu mencari Sari kesekolahnya dimalam hari dengan memanfaatkan kemampuan Retrokognisi yang selama ini digunakan Hao untu mengetahui sejarah di suatu tempat.
Dari kejadian ini lah Hao dan Rida menemukan kenyataan mengerikan tentang apa yang ada di wilayah sekolah ini dan saat penyelamatan Sari itulah, pertama kalinya Hao bertemu dengan sosok Pocong Gundul (Fuad Idris), di dalam sumur tua di belakang sekolah. Hao ga pernah tau bahwa keputusannya membantu menemukan Sari, akan membawa dia pada teror Pocong Gundul dan menjadikannya menjadi target tumbal Walisdi (Iwa K) selanjutanya.
Hari-hari Hao menjadi menegangkan karena Walisdi muncul dimana saja mengikuti Hao, hal ini membuat dia bersama Rida akhirnya mencari kebenaran. Dan pencarian itu membawanya pada Pak Saman (Pritt Timothy), seorang penjaga sekolah yang baru saja pensiun. Pak Saman mengakui semuanya, tentang Tumbal siswi sekolah yang diminta Walisdi setiap 10th sekali, sampai pengakuan Pak Saman bahwa dia dulu adalah murid dari Walisdi.
Kali ini Pak Saman bersedia membantu Hao, sebagai penebusan dosa masa lalunya. Walau akhirnya Pak Saman meninggal karena terkena Ludah Pocong. Tapi dari Katalis* yang di tinggalkan oleh Pak Saman berupa cincin-lah Hao bisa melakukan retrokognisi kemasa Walisdi melakukan ritual yang membuatnya menjadi Pocong Gundul dan “Abadi”, sehingga akhirnya Hao bisa mengetahui di mana Walisdi dimakamkan.
*Katalis merujuk pada elemen, benda dan atau pengalaman yang mempercepat atau memfasilitasi transformasi spiritual, pertumbuhan pribadi, atau perubahan dalam kesadaran. Biasanya berupa Pengalaman Transendental, Ritual dan juga Praktik yang tepat, Kemudian pengaruh energi, dan situasi sulit yang memaksa individu untuk merenung, mencari makna, dan bertransformasi, sering kali menjadi titik balik dalam perjalanan spiritual mereka.
Jujur saja nih, setelah saya menonton film ini yg ada di otak saya cuma “bjir gua ngereview apaan ini, film koq bisa rapih kaya gini!” Saya sampai mengeluh pada teman² Nobar SN, apa yg mau saya review dr film yg semua setnya rapih, pengambilan gambarnya apik, ceritanya tersusun dan berkesan natural.
Ini salah satu manfaat memiliki Konsultan Horor, filmnya bakalan rapih dan punya kesan natural. Hadeuh… bikin garuk2 kepala, saya bingung!
…
Dan akhirnya saya memutuskan akan membahas beberapa detail aja,
✨ Pertama. Soal Retrokognisi, yg keluar kemasa lalu dan embeded sama sosok yg kita baca masa lalunya itu bukan Jin Qorin, tapi sukma kita.
Sukma manusia itu ada 36 dan manusia setau saya hanya bisa meng-eksplore paling banyak 7 layer sukma dengan membangkitkan kesadaran yg berbeda. Dalam dunia suprantural biasanya hal ini disebut “Pecah Roh”, sama halnya jika kita Astral Projection atau Prekognisi. Dimana menggunakan sukma kita untuk menjelajahi singularitas dimensi, baik di masa lalu, masa kini dan masa depan.
Ketiganya ini merupakan bagian dari kewaskitaan di mana dpt menerima informasi secara langsung dari objek atau kejadian, baik dari masa lalu, saat ini, atau masa depan. Yang kemudian dihubungkan dengan istilah Clairvoyant yg adalah istilah untuk seseorang yang memiliki kemampuan clairvoyance, yaitu kemampuan untuk melihat atau mengetahui hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara ilmiah.
✨ Kedua. Tentang diludahi Pocong. Perlu saya infokan ga semua pocong bisa meludah dan ludahnya berakibat fatal kaya si Walisdi itu. Di mana akhirnya karena ludah pocong gundul ini, Pak Saman akhirnya meninggal. Saya selalu sampaikan bahwa bangsa Jin itu sangat bergantung pada energi. Semakin tinggi energinya semakin dia punya ulti yg sakit juga.
Nah Walisdi bukan gambaran umum pocong, dia seperti itu krn udh terkontaminasi energi lain yg lbh tinggi lagi dan lebih gelap lagi krn kontrak dengan kegelapan itu sendiri itu sudah dia lakukan jauh sebelum dia mati, dr semasa hidupnya bahkan dia sudah jd bagian dari kegelapan. Saya bisa katakan dia udh bukan sekedar arwah manusia lg tapi sudah menjadi iblis kecil. Untungnya udh ga ada…

✨ Ketiga. Soal santet dan Teluh. Jaman dulu santet dan teluh biasanya dibuat sangat ekstrim, ini kenapa kalo di film-film itu dibuat kaya gore gitu, krn dulu bisa segitunya. Sampai korbannya meregang nyawa dalam keadaan mengenaskan dan tercabik.
Kalo sekarang semuanya dibuat lbh smooth, krn orang² jaman sekarang lebih pintar dan lbh jago menganalisa situasi. Sehingga santet sekarang ini bisa dibuat menjadi seolah2 penyakit biasa (nge-hacking penyakin bawaannya dan mempercepat stadiumnya) dan teluh bisa dibuat seolah² kecelakaan tunggal atau kecelakaan kerja yang nanti dianggap sebagia kelalaian. Bukan cuma itu penyaringan tumbal juga menggunakan cara ini.
Bangsa Astral itu ikut berkembang bersama dengan manusia, karena dimensi kita berdampingan dan kadang tumpang tindih maka gak aneh kalo bangsa astral bisa mempelajari manusia. Makanya kalo manusia merasa pintar, mereka bisa lebih pintar + licik. Kalo manusia merasa lebih baik, mereka bisa lebih santun + bijaksana. Dan mereka berumur lebih lebih dan lebih panjang dari manusia, mereka menyaksikan bagai mana manusia berkembang.
✨ Keempat. Tentang kain kafan pada Pocong. Yang paling terkenal adalah skema pemikiran “kalo tali pocong tidak dilepas maka, jenazah akan bergentayangan menjadi pocong.” Ini kenapa di akhir film ini Hao dan Rida berusaha melepas pengikant tali kafan pada jenazah Walisdi, untuk membuatnya tidak lagi jadi pocong.
Selain itu pada entitas pocong dengan energi yang besar, kain kafan juga bisa digunakan sebagai senjata, kain kafan nya bisa memanjang untuk menangkap dan menjerat targetnya, bahkan bisa mengeras untuk menusuk/menikam targetnya.
Pocong ini entitas yang menggunakan kemampuan Telekinetik untuk bisa menggerakkan benda-benda yang dia mau, selain kemampuan Teleportasi, ini mengapa dia terlihat seolah melompat-lompat, padahal itu cara dia berpindah dengan cepat atau teleport. Walau sebenarnya mereka bisa bergerak dengan melayang juga, tapi sepertinya gaya kaya gitu kurang greget menurut bangsa mereka… Buat yang nonton Pocong Gundul ini, terlihatkan kalau dia hanya berdiri, melayang dan berpindah dengan cepat saja, tidak melompat-lompat kaya pocong nubi atau pocong konten~😅

✨ Kelima. Soal Banaspati. Jadi ras Jin Banaspati ini termasuk Jin dengan kasta yang cukup tinggi, bisa di masukkan dalam kategori Wangsa Kesatria, kalo mereka ada dalam sebuah legion, biasanya kedudukannya Jendral Perang. Walaupu secara pribadi mereka cenderung penyendiri atau solitude dan memiliki energi yang besar.
Warna api yang mereka keluarkan juga bisa jadi penanda sebesar apa energi dan setinggi apa level mereka → Merah, Kuning-Orange, Putih, Biru, Ungu, Hitam. Yang sosoknya laki-laki biasa disebut Banaspati, dan yang perempuan ini yg jarang orang tau, dia disebut Banaswati.
Di film Pocong Gundul tidak diceritakan dengan gamblang bagaimana proses persekutuan Walisdi dengan sosok Banaswati yang di pujanya. Tapi yang ingin saya terangkan biasanya persektuan manusia dengan bangsa astral terutama Jin dan Iblis bisa dilakukan dengan banyak cara dan ritual, salah satunya dengan perkawinan antar ras. Semakin terlarang ritualnya, maka energi kegelapan yang didapat akan semakin besar.
Pada dasarnya seperti makhluk lainnya yang terbagi menjadi makhluk positif, negatif dan netral, Ras Banaspati juga ada yang negatif, netral dan positif ini tergantung berdiri di kubu mana mereka. Bukan bergantung warna apinya.

BING ID: lovelie_light
.
Kayanya segitu aja sih, krn saya beneran ga tau mau nge-review apa tentag film ini, kalo saya harus bilang film ini setnya rapih, pengambilan gambarnya ga ngebosenin jadi kita nontonnya tuh smooth aja gitu, ga dikasih kesempatan buat bertanya-tanya, karena logika kita ditempelkan ke sosok Om Hao yang pengalamannya emang pengalaman supranatural, jadi ga akan bisa komplen karena relate buat kita-kita yg juga punya pengalaman supra yang sama. Cuma ya itu ada adegan yang bikin salah satu teman SN yg ikut Nobar kesel gegara motong kain kafan aja lama amat~😛
Terima kasih buat perhatian Kawans, semua… tunggu review film horor selanjutnya di Ruang Sekala Niskala ini ya… 😁🤘
Quorahttps://qr.ae/pAsFrc Quorahttps://qr.ae/pAAgVa
——— ⋆ ˚。⋆୨>0<୧⋆ ˚。⋆ ———
Be kind and respectful, and I will do the same for you!
Hati-hati dalam menggunakan kebebasan berkomentar, termasuk saat me-repost tulisan saya. Saya bukan Indigo dan tidak memberikan konsultasi dan atau menjawab pertanyaan pribadi tentang hal-hal gaib.
Makasih, Lovelie Light~🍀
