Logo Sekala Niskala
SNU Sekala Niskala Universe
quora-sync

[LVL-NCNH-17] — GHIBAHIN FILM SETELAH NOBAR - LEMBAYUNG (2024)

Film horor "Lembayung" yang rilis tahun 2024 itu, lumayan bikin heboh karena diangkat dari 'kisah nyata' yang sempat viral banget di Twitter. Ceritany...

lovelie-light 5 m baca
Gaya Huruf
Ukuran Teks
Backup
Ilustrasi untuk artikel [LVL-NCNH-17] — GHIBAHIN FILM SETELAH NOBAR - LEMBAYUNG (2024)

Film horor “Lembayung” yang rilis tahun 2024 itu, lumayan bikin heboh karena diangkat dari ‘kisah nyata’ yang sempat viral banget di Twitter. Ceritanya soal pengalaman horor dua mahasiswi keperawatan saat PKL di sebuah klinik yang misterius.

Disini bakalan keliatan konsep Demit adalah Protagonis-nya dan Manusia adalah Bangsat-nya. Dan gimana label ‘film horor’ bukanlah jadi sinetron psikologis thriller~ 😁🤘

catatan: ada spoiler ya dari konten ini, jadi yg blom nonton dan gak suka spoiler, gak ush baca. Tapi kalo yg belom nonton tapi ga masalah ama spoiler, silakan baca. Udah ada peringatan ini jadi jangan tantrum!

image

Inti ceritanya, ada dua mahasiswi, Pica dan Arum, yang PKL di sebuah klinik. Tapi ternyata, klinik itu menyimpan rahasia kelam yg lebih menakutkan dari teror dari entitas tak kasat mata. Mereka diteror habis-habisan oleh sesuatu yg disembunyikan sejak lama, sampai kondisi psikologis Arum membuatnya kerasukan. Nah, di situlah Pica harus berjuang mengungkap misteri klinik itu biar sahabatnya selamat.

Film ini juga debutnya Baim Wong sebagai sutradara, yang bikin aku bertanya-tanya “apa yang ada di dalam kepala Baim Wong saat menggarap film ini?” Kemudian para pemainnya termasuk yang dikenal juga, ada Taskya Namya sebagai Pica, Yasamin Jasem sebagai Arum, dan juga ada Arya Saloka sebagai Dr. Teto, Oka Antara sebagi Dr. Ringgo, Anna Jobling sebagai Dr. Tantri dan Wulan Guritno sebagai Ayu.

image

Jadi, ceritanya berpusat pada Pica dan Arum, yang lagi menjalani program magang PKL di sebuah klinik terpencil di daerah pedalaman. Awalnya semua terlihat biasa aja, tapi aura misterius dan mistis mulai terasa. Rumorpun terdengar aneh tentang klinik itu bahkan tanpa sengaja Pica sempat mendengar warga bergunjin tentang musibah orang “mengkorting hidup-nya” di klinik itu. Sampai kejadian-kejadian aneh lainnya seperti kematian tidka wajar yg terjadi di klinik itu yg melibatkan Heru dan Maming, pegawai disana.

Klinik itu ternyata bukan klinik biasa, tapi punya sejarah kelam, dimana menyembunyikan jasti diri orang-orang yang bekerja di klinik itu. Lama-kelamaan, Pica dan Arum mulai merasakan teror dari makhluk tak kasat mata. Terornya makin intens, nggak cuma sekadar penampakan, tapi juga gangguan fisik dan psikologis. Puncaknya, setelah Arum kerasukan, Pica diam-diam mulai mencari tau carita yg ada di balik musibah di klinik ini

Plotnya perlahan-lahan mengungkap layer demi layer dari misteri tersebut, walau dia sempat salah curhat kalo kata Cindy Delviana tapi itu menggiring Pica pada kenyataan pahit yang harus dia saksikan kala dia mengalami fenomena retrokognisi, yang mana dia menyaksikan bagaimana seorang dokter wanita di klinik itu pernah di lecehkan dan di kill oleh salah satu dokter yang ternyata merupakan dokter yg dicurhatin ama si Pica.

image

Sebagai film horor, “Lembayung” ini lumayan menarik, karena vibe-nya lebih ke psikologis thriller daripada sekadar horor yang ngandelin jumpscare. Baim Wong sebagai sutradara debutan berhasil membangun ketegangan dengan apik. Film ini bisa dibilang punya pendekatan yang lebih dewasa, nggak cuma bikin kaget, tapi bikin penonton mikir dan merasakan terornya secara perlahan.

Aspek yang paling kuat di sini adalah atmosfernya. Setting di klinik tua yang creepy dan sepi itu sukses banget membangun suasana mencekam. Pencahayaan dan sound design-nya juga mendukung banget, jadi sensasi horornya terasa dari awal sampai akhir.

Untuk performa pemainnya, Taskya Namya dan Yasamin Jasem berhasil membawakan karakter mereka dengan baik. Emosi ketakutan, frustrasi, dan perjuangan mereka kerasa cukup natural. Terus senyum Anna Jobling di kursi pemeriksaan gigi saat jadi arwahnya Dr. Tanri itu ikonik banget.

Namun, film ini punya beberapa kelemahan. Ada beberapa bagian plot yang terasa kurang kuat atau alurnya lambat karena terlalu detail dalam menggambarkan suasana. Tapi secara keseluruhan, ini adalah tontonan yang solid dan berani buat sutradara yg baru pertama kali bikin film horor… eh horor gag sih ini? Buat aku sih drama psikologis thriller ya ga kerasa horornya, wong demitnya cantik gitu wkwkwkk….

Menurutku, Film ini nunjukin kalau teror nggak selalu datang dari wujud yang tak terlihat, tapi juga bisa dari sesuatu atau seseorang yg ada di sekitar kita. Manusia kadang bisa lebih NGIBLIS ketimbang Iblis itu sendiri.

image

Cerita ini jauh banget dari cerita aslinya tentu saja jalan cerita langsung berubah di menit-menit hantu Tantri datang ke klinik tengah malam itu, jadinya buat aku gak sesuai kalo dibilang “dari kisah nyata” yg viral itu, paling banter bisa di sebut “inspired by” atau ‘terispirasi dari”. Apa lagi pake ada dokter cabul segala dan psikopet segala… cerita aslinya kan bukan gitu, cerita aslinya si Arum ini ditaksir ama demit yang ‘suka’ ama dia gegara dia buang pembalut, jadi lompatnya jauh amat dari aslinya, puhleeesssss~😓

Berasanya kaya pingin menggeser karakter “hantu” di cerita aslinya menjadi karakter “sikopet cabul”. Jadi bukan misteri yang tidak terdefinisi dari ‘hantu’ Tantri tapi hanya seorang dokter Teto yg sikopet yg seenak jidatnya ngelechin orang, ngebnuhin orang dan ny*ksain orang.

Kerasa Baim Wong ambisius banget di film ini, mentang-mentang alumni sinetron cerita di bikin draging pake detail yg harusnya gak perlu kaya di sinetron. Bau-baunya juga jd kaya Final Destination. Banyak adegan gak penting tapi dikasih emosi yang lebay yang pas kita nontonnya…. apaan sih!! 😅

Buat kita yang nonton akhirnya mikir, ini hantunya Tantri bukan pemeran utamanya nih (* dia cuma dijadiin model poster doang), Karena apa? Kami yg semalam nobar ini yakin, kalopun sosok hantu Tantri di cabut atau dihilangkan dari film ini, film ini akan tetap berjalan jadi sebuah cerita yg utuh gegara si spikopet itu.

Banyak sekali loop holenya. Dan banyak adegan yang harusnya ga perlu ada juga gak apa-apa, tapi malah di templokin di film ini, yang akhirnya jadi 2 jam yg lama banget!

LOGIKA SUPRANATURL? Gak ada!! Yang ada kesel dan gumuzzz sendiri~ 😓💢

POV aku pribadi… setannya RIBET ah!! Harusnya kalo dia emang mau bales dendam ya udah sih cepetan di bales, gak usah nunggu korban berjatuhan~🙄

TETOTTTT!!!

.

Luv’s rate: 4/10

——— ⋆ ˚。⋆୨>0<୧⋆ ˚。⋆ ———

Be Nice and Be Respectful! so I’m gonna do the same thing to you!

Berhati-hatilah menggunakan kebebasan anda saat berkomentar atau mengomentari orang lain, bahkan komentar dalam re-post yang anda lakukan pada tulisan saya.

Makasih, Lovelie Light~🍀

image

Tag Terkait: #Quora-sync
Originally published on Quora Space

Diskusi & Komentar