Logo Sekala Niskala
SNU Sekala Niskala Universe
quora-sync

SNU FILES → “PELET : CINTA ATAU CILOK? Part 10 dari cerita mengenai “Hati-hati Tentang Cerita Klenik” Diketik oleh: Cindul Dalam dunia percintaan, Aku adalah korban, pelaku dan penonton fenomena ini yang duduk dipojokan sambil minum es cekek, gak

SNU FILES → “PELET : CINTA ATAU CILOK? Part 10 dari cerita mengenai “Hati hati Tentang Cerita Klenik” Diketik oleh: Cindul Dalam dunia percintaan, Aku...

lovelie-light 3 m baca
Gaya Huruf
Ukuran Teks
Backup
Ilustrasi untuk artikel SNU FILES → “PELET : CINTA ATAU CILOK? Part 10 dari cerita mengenai “Hati-hati Tentang Cerita Klenik” Diketik oleh: Cindul Dalam dunia percintaan, Aku adalah korban, pelaku dan penonton fenomena ini yang duduk dipojokan sambil minum es cekek, gak

SNU FILES → “PELET : CINTA ATAU CILOK?

Part 10 dari cerita mengenai “Hati-hati Tentang Cerita Klenik”

Diketik oleh: Cindul

Dalam dunia percintaan, Aku adalah korban, pelaku dan penonton fenomena ini yang duduk dipojokan sambil minum es cekek, gak lupa ngunyah cilok. Jiahhhh, hahaha niatku ingin tulisan ini seanggun tulisan beliau-beliau yang lebih dulu mengutarakan pikirannya. Tapi apalah daya, diriku tidak tahan ngebanyol meskipun yang ketawa hanya orang-orang yang tau candaan diriku aja. Wkwkwk #Cindulmencobafamous #Cindulmencobalucu

Sering kali aku melihat fenomena ini dengan keheranan, bahkan ketika ditanya apa itu cinta, aku hanya akan senyum sambil geleng-geleng kepala dan menjawab “apa ya?”

Arti cinta di KBBI sendiri adalah: suka sekali; sayang benar.

Garis bawahi suka sekali; sayang benar, tidak ada kalimat harus memiliki, harus bersama, harus seatap rumah, harus sehidup sematikan? Tapi …. masalahnya adalah perasaan suka sekali itulah yang sering kali menggocek keinginan manusia-manusia akan sesuatu, karena terlalu suka, karena terlalu sayang, akhirnya lewat jalan pintas (pakai pelet), yang mending gangnya bagus, ini mah udah kotor, sempit, syaratnya banyak pula. Kudu bayar upetilah, kudu melakukan inilah, itulah, korbankan ini, korbankan itu, supaya katanya biar pelet yang digunakan makin ampuh, makin topcer. MANTUL … wkwk

sebenarnya gak tahu persis sih proses melakukan pelet ini, tapi kata teteh Lovelie Light (LVL) “NO PAIN NO GAIN” jadi bisa jadi ada hal yang harus dikorbankan dong, dalam melakukan perpeletan ini. Menaikan pesona diri lewat jalur parfum pengasihan aja harus ada biaya yang dikeluarkan, bayar perawatan wajah, rambut dll masa melakukan pelet, tanpa ada s&k yang berlaku.

Tapi ya coba dipikir apakah resikonya tidak kecil boskuuuh? Aku yang pakai parfum pengasihan aja ada resikonya, bisa disukai makhluk jahat juga wkwk. Nah .. urusan sama makhluk yang gak sengaja begitu aja udah malesin banget, kok yang segitunyaaaaaaaaaaaaaa mau berurusan dan kerjasama sama jin demi memuaskan hasrat memiliki seseorang yang lihat kamu aja udah males. Yakin?

Kata Bapak King Of Alit , orang-orang yang melakukan pelet kepada seseorang memiliki tujuan

“Membutakan mata target / calon pasangan, sehingga hanya melihat pesona dari diri ini sendiri, tidak melihat pesona orang lain. Ini sebenarnya yang dinamakan pelet. Satu target dibutakan dirinya dan tidak melihat kemungkinan lain yang terbaik, melainkan hanya melihat pesona diri seseorang saja untuk menjadi pasangan terbaiknya.”

Ulang lagi!!! Buseeet, segitunya luh tong.

Kalau sudah buta dengan Hasrat sendiri, jangan ajak-ajak orang lain atuh. Tapi ya bener kata Aa Wisanggeni , “Pelet mungkin bisa membuat seseorang datang, tapi hanya cinta yang tulus yang membuatnya bertahan.” Ceilah pujangga … always amaze dengan AA wkwkwk

Untukku sendiri perasaan cinta itu emang addicted banget, makanya sudah kenyang dibodoh-bodohin karena ya emang melakukan hal bodoh gara-gara terlalu cinta. Oleh sebab itu, aku bilang, aku adalah korban dari pelet yang kutanamkan kediriku sendiri, alias jadi bodoh karena kecintaan banget. Ingat lagi mah, maluuuuuu pisan wkwk pasti Aa ketawa sih bacanya.

Sekarang perasaan cinta itu kualihkan kediriku sendiri, biar aku pelet diriku untuk mencintai diriku sendiri. Gak perlu pakai ritual dan perjanjian jin, karena saat kita mencintai diri sendiri kita akan menyadari bahwa tidak dengan siapapun juga akan baik-baik saja. Gak perlu ngotot mau sama si ini, itu sampe nekat pelet pelet. Ikan kali ahhhh……

Oke daripada tidak oke.

Jatuh cinta memang enak, tapi lebih enak makan cilok. Korelasinya dimana? Enggak ada, karena kepikiran aja sama cilok.

Semoga teman-teman terhibur

image

Timaaciiii. Pyu pyu 🫰🏼🫰🏼

Tag Terkait: #Quora-sync
Originally published on Quora Space

Diskusi & Komentar