Pertama-tama “SNU MAKAPANGYARIHAN” ini adalah segmen baru di Ruang Sekala Niskala Universe ini, dimana merupakan ide yang muncul pas kita aku dan temen-temen lagi ngobrol di discord nya SNU. Ada Ibund King Of Alit , ada Kak Jovanka , ada Rissabing , ada Luthfi dan teh Riska H. Kita ngegibah pagi-pagi tentang Film, Demon, Manusia dan Demit lalu tiba-tiba aku kepikiran bikin satu segmen yg berhubungan dengan jenis-jenis entitas gaib, terutama yang pernah kita lihat/temui dalam hidup kita.
Segmen ini menekankan pada ilustrasi atau penggambaran entitas Gaib, yang pernah dilihat atau minimal dipahami bentuk dan kisahnya oleh kami (member SNU) kemudian menggambarkan sendiri ilustrasinya sesuai dengan apa yg kita ingat saat itu. Dan kita akan sedikit menceritakan kisah dari makhluk atau entitas yang kita gambar ini.🙏
yup karena aku yg bikin onar pagi-pagi dan weekend gini, maka aku yg kudu maju duluan…😅
MINAH: GADIS LUGU YANG TIDAK PERNAH LULUS DARI RASA DENDAM MASA LALU.
Udara Bandung malam itu selalu membawa janji dingin, tapi di lorong kosan ini, ada dingin yang terasa berbeda. Itu bukan dinginnya angin pegunungan, melainkan dinginnya energi masa lalu yang tersimpan rapi di balik cat tembok yang mengelupas. Lampu neon di lorong flickering seperti sedang kehabisan napas, sementara semua penghuni kos, yang mayoritas adalah mahasiswa sudah tenggelam dalam deadline atau feed media sosial.
Lalu, datanglah suara itu. Tuk. Tuk. Tuk.
Bukan ketukan yang tergesa, melainkan ketukan yang sopan namun memaksa. Ritmis, pelan, dan datang dari pintu paling ujung—pintu kamar yang konon sudah dikosongkan sejak lama. Aromanya menyertai: bukan parfum mahal atau mi instan yang diseduh, melainkan bau kembang tujuh rupa yang layu bercampur aroma tanah yang dingin.
Itu adalah signature sound dari Minah. Sang Pocong yang tak pernah lupa bahwa janji yang terucap di tahun 80-an, kini menuntut untuk dibayar. Ketukan itu seolah berbisik, “Aku tahu kamu ada di dalam. Dan aku tahu siapa yang kucari.”

dok. pribadi
Jika kamu ingin mencari jejak Pocong Minah, kamu harus mengunjungi Jembatan Lama ini, yang kini tampak usang, walau masih tampak gagah menjadi adalah arsitektur pengkhianatan yang paling kelam bagi Minah.
Di tahun 198X, jembatan ini adalah landmark modern yang menghubungkan ‘dunia lugu’ Minah dengan ‘dunia modern’ anak kota, sebut saja Arya. Walaupun dalam sejarah nyata jembatan ini dibangun untuk lalulalang kereta di jaman Belanda, namun jalur kereta api ini akhirnya non-aktif setelah relnya dibongkar oleh Jepang, dan akhirnya menjadi jalan tempat lalu lalang warga sekitar.
Minah menaruh kepercayaan dan cintanya pada Arya, tapi malam itu, malam ketika Arya mencampakkannya dengan hardikan bahwa gadis kampung, jangan bermimpi terlalu tinggi untuk bisa mendapinginya, apa lagi setelah Arya tahu Minah mengandung, tuduhlan lain yang dilontarkan Arya bahwa bayi di kandungan Minah bisa saja milik lelaki lain, maka jembatan itu menjadi saksi bisu sumpah serapah yang dihembuskan Minah ke udara.
Menurut folklor lokal, Minah tidak hanya melompat. Ia mengikatkan benang dendam pada Arya, lalu mengucapkan ‘talak’ pada hidup dan cintanya. Legenda mengatakan, ketika tubuhnya menyentuh dasar jembatan di bawah sana, Minah tidak mati sebagai jenazah yang damai, tapi sebagai entitas yang bebas dan penuh amarah, terikat hanya pada satu tujuan, mencari energi laki-laki yang berani mematahkan janji suci dan pengkhianatan pada cinta.
Konon, di balik tembok-tembok kosan yang lembap, di sudut lorong paling ujung, ada satu ketukan yang tak pernah dicatat di group chat anak kos. Bukan ketukan delivery, apalagi roommate lupa kunci. Ini ketukan yang membawa dingin sejak tahun 80-an, dinginnya janji yang dipatahkan. Dia tidak mencari Arya secara fisik, tapi mencari jejak energi Arya yang masih melekat di lingkungan kosan itu, atau pada jiwa siapapun yang punya vibe pengkhianat.
Jika kamu anak kos disekitar lokasi yang aku sebutkan dan mendengar ketukan pelan setelah jam 1 pagi, jangan pernah menyahut. Karena Pocong Minah tidak butuh jawaban. Dia hanya ingin kamu merasakan, sedetik saja, dinginnya pengkhianatan yang ia rasakan.

PC ID: lovelie_light
✧ ——— °˖✧◝(⁰▿⁰)◜✧˖° ——— ✧
Be kind and respectful, and I will do the same for you!
Hati-hati dalam menggunakan kebebasan berkomentar, termasuk saat me-repost tulisan saya. Saya bukan Indigo dan tidak memberikan konsultasi dan atau menjawab pertanyaan pribadi tentang hal-hal gaib.
Makasih, Lovelie Light~🍀
