Logo Sekala Niskala
SNU Sekala Niskala Universe
king-s-lair uncategorized belajar-dari-alam fibonacci-number golden-ratio harmonis tidak-sempurna

Belajar Dari Alam Untuk Menjadi Tidak Sempurna.

Ada sebuah perhitungan matematika yang menciptakan sebuah deretan angka yang dinamakan Fibonaci numbers dan The Golden Ratio. Sebuah perhitungan berupa seder...

lovelie-light 2 m baca
Gaya Huruf
Ukuran Teks
Backup
Ilustrasi untuk artikel Belajar Dari Alam Untuk Menjadi Tidak Sempurna.

Ada sebuah perhitungan matematika yang menciptakan sebuah deretan angka yang dinamakan Fibonaci numbers dan The Golden Ratio. Sebuah perhitungan berupa sederetan angka, dimana angka berikutnya adalah hasil penjumlahan angka sebelumnya.

Saya coba kasih contoh ya

Ada yang startnya dari angka 1 terus kemudian angka 1 lagi. Tapi ada juga yang bilang startnya dari angka 1, kemudian angka berikutnya 2.

Kalau kita start dari angka 1 dan kemudian angka 1 lagi, saya coba kasih lihat sequence / deretan angkanya ya…

1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21 dst.

Angak 2 adalah penjumlahan 2 angka sebelumnya (1+1)

Angka 3 adalah penjumlahan 2 angka sebelumnya (1+2)

Angka 5 adalah penjumlahan 2 angka sebelumnya (2+3), begitu juga dengan seterusnya.

Lucu gak sih perhitungan ini? Bahkan saking lucunya, saya sampai menggunakan ini untuk PIN ATM saya jaman dahulu. Jadi saya tidak perlu mengingat2nya. Bisa dengan mudah menjumlahkan 2 angka sebelumnya, untuk tahu angka selanjutnya.

Lalu muncullah The Golden Ratio :

(gambar dari Wikipedia)

yang diterjemahkan menjadi sebuah bentuk harmoni yang ditemukan pada alam semesta seperti ini :

(gambar dari goldennumber.net)

(gambar dari google)

Ini menyadarkan saya bahwa, kita memang perlu berkaca dan belajar dari alam.

Alam memberikan kita banyak contoh dalam kehidupan, tetapi banyak sekali yang luput dari perhatian kita. Seperti bentuk-bentuk di atas. Bentuk itu sama sekali tidak ideal dan sempurna. Dibilang lingkaran sempurna tidak juga, sisi kiri dan kanan tidak sama besar. Tapi di ketidaksempurnaan itu, ada sebuah keindahan, yang diterjemahkan oleh mata kita sebagai sebuah komposisi yang bagus. Sebuah harmoni.

Demikian juga dengan kehidupan kita, kita adalah penjumlahan (atau gabungan) dari kedua orang tua kita. Kita tidak sempurna sama sekali. Jadi tidak akan ada yang dapat mencapai kata sempurna (baik oleh alasan logis ataupun alasan religius). Tetapi setiap keunikan kita adalah komposisi yang paling bagus, yang harmoni bagi alam semesta ini.

Segala kesalahan yang kita buat, segala sifat/karakter negatif yang kita miliki, segala emosi yang kita luapkan, adalah sebuah komposisi yang bagus dan menciptakan harmoni bagi alam ini. Kita berupaya untuk mencapai kesempuranaan dalam setiap langkah, tetapi pada dasarnya alam tidak memerlukan itu, yang diperlukan adalah sebuah komposisi yang baik dan harmoni.

Jadi, berhentilah berusaha untuk menjadi sebuah kesempurnaan, dan tetaplah menjadi unik. Jangan terlalu memikirkan kesalahan-kesalahan kita, tetapi tetap konsentrasi dan fokus untuk menjadi lebih baik. Jangan terbelenggu situasi yang menyalahkan keadaan dan mengecewakan orang/ orang-orang.

Karena anda, saya, kita..adalah komposisi yang paling harmoni bagi alam, dengan ketidaksempurnaan itu.

Originally published on Quora Space

Diskusi & Komentar